Saturday, 25 May 2013

refleksi “The Nature of Students Learn Mathematics”


Berdasarkan artikel yang berjudul “The Nature of Students Learn Mathematics” sangat bermanfaat sekali dalam memahami sifat dan karakteristik perkembangan anak dalam belajar matematika. pada dasarnya, anak memiliki sifat selaalu ingin tahu terhadap sesuatu, sehingga akan memacu motivasi yang tinggi  ketika ia menghadapi tantangan berusaha untuk memecahkan persoalan matematika . untuk menghadapi anak miskin ataupun anak yang mempunyai kesadaran rendah dalam belajar dan sekolah, guru harus mampu memfasilitasi siswa agar dapat mewujudkan kemampuan mentalnya, sehingga akan timbul motivasi. Motivasi merupakan suatu hal yang sangat penting dan harus ada pada anak dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. Ernest menekankan bahwa sifat siswa belajar matematika adalah upaya mereka untuk membangun pengetahuan tujuan mereka matematika melalui interaksi mereka dengan orang lain sedemikian rupa sehingga mereka mampu merekonstruksi pengetahuan subyektif mereka dengan kegiatan refleksi. Sedangkan menurut Ebbutt dan Straker (1995) menekankan bahwa sifat siswa belajar matematika terdiri dari motivasi belajar matematika, siswa siswa upaya sendiri atau keunikan dalam pembelajaran matematika, kemampuan siswa dalam melakukan kerjasama dengan pasangan mereka dan belajar matematika melalui berbagai berbeda konteks  Jadi dalam belajar matematika untuk membangun pengetahuan mereka, motivasi menjadi salah satu factor penting dalam menguatkan kemampuan siswa.

refleksi IDENTIFICATION PSYCHOLOGICAL PROBLEMS IN THE TEACHING LEARNING OF MATHEMATICS



Berdasarkan uraian identifikasi masalah tentang psikologi anak terhadap perkembangan dalam pembelajaran matematika ini seharusnya menjadi perhatian bagi para pendidik maupun calon pendidik. Secara garis besar identifikasi  masalah tersebut mengenai bagaimana mengembangkan metode, pembelajaran yang inovatif, motivasi siswa, komunikasi efektif antara guru-siswa dalam kelas, dan pemecahan masalah dalam matematika. Selain itu, hal yang penting juga adalah bagaimana peran guru yang emosional dalam kegiatan belajar mengajar, menfalisitasi siswa yang kurang cerdas, pengarus IQ siswa dan bagaimana memahami psikologi anak yang beraneka ragam dalam cara mereka belajar. Untuk melakukan inovasi pembelajaran yang lebih baik lagi, para pendidik maupun pendidik hendaknya dapat menganaslisis identifikasi masalah tersebut, dan mengetahui, memahami serta mencari tahu bagaimana cara mengatasi hal-hal tersebut.  

Friday, 24 May 2013

refleksi REFLECTION ON THE TEACHING OF “THE MULTIPLICATION ALGORITM OF THE 3rd GRADE OF PRIMARY SCHOOL” THROUGH VTR


Dari uraian di atas, kita dapat mengetahui bahwa penggunanan VTR dalam program pelatihan guru baik dan   berguna. Disisi lain penggunaan VTR juga untuk mempromosikan pengembangan professional guru di negara maju. Namun dari semua keuntungan/kelebihan penggunaan VTR. Ternyata masih ada masalah-masalah, meliputi  terbatasnya landscaping di dalam seluruh kelas, guru menjadi kurang mampu untuk melayani kebutuhan siswa, terbatasnya interaksi antara guru dan siswa, masalah pemikiran matematika dari siswa berprestasi rendah, dan masalah kesenjangan antara metode dan media. Oleh karena itu, dari identifikasi masalah-masalah tentang penggunaan VTR, hendaknya harus dianalisis dan melakukan inovasi terhadap kekurangannya untuk mencapai pembelajaran yang efektif dengan menggunakan VTR tersebut.

refleksi Identification the Problems on The Effort to Improve Teaching Learning Practice


Berdasarkan uraian yang berjudul “Identification the Problems on The Effort to Improve Teaching Learning Practice “ kita dapat mengetahui tentang identifikasi masalah. Mpengidentifikassi masalah tersebut guna untuk meningkatkan kegiatan belajar, agar dapat mencapai hasil yang optimal. Secara garis besar, identifikassi masalah itu mengenai bagaimana menerapkan assesment berbasis kelas, mengembangkan lembar kerja siswa, pembelajaran yang berpusat pada siswa, memberikan apresiasi dan morivasi, melibatkan siswa aktif berpartisipassi di dalam pelajaran, serta bagaimana menilai keberhasilan belajar. Hal yang juga penting adalah bagaimana siswa mendapatkan kebebasan untuk mengekspresikan ide-idenya sendiri untuk membangun pengetahuan. Guru juga harus dapat meningkatkan pengucapan bahasa inggris, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasinya dalam bahasa inggris.